Selasa, 19 November 2013

Kemenangan di Mata Allah SWT



Allah SWT berfirman:
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik". (An-Nuur:55)
Allah SWT berfirman:
وَإِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لا يَكُونُوا أَمْثَالَكُمْ
"Dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini". (Muhammad:38)
Ikhwah wa akhawat fillah....
Dakwah ini adalah proyeknya Allah, dan kita hanyalah pelaksananya saja. Kalau langkah-langkah kita sesuai dengan irsyadat (bimbingan) dan taujihat (arahan-arahan) rabbaniyyah wannabawiyah (Rabb dan Nabi), kita akan dimenangkan oleh Allah SWT, insya Allah…
Karena dengan selalu disiplin terhadap manhaj rabbani, dengan taujihat rabbaniyyah, irsyadat rabbaniyah yang diberikan Al-Qur’an dan sunnah, maka kita sebelum dinilai menjadi pemenang di hadapan manusia, insya Allah telah dinilai menjadi pemenang di hadapan Allah.
Ikhwan wa akhawat fillah…
Meraih kemenangan di mata Allah harus menjadi target utama dan pertama sebelum meraih kemenangan menurut penilaian manusia. Na’udzubillah, kalau meraih kemenangan menurut penilaian manusia, sementara kalah menurut penilaian Allah, maka faqad khasira khusraanan mubiina. Rugi serugi-ruginya.
Saya pernah menjelaskan rumusan kemenangan Rabbani yang sangat sederhana, seperti disampaikan oleh Imam Ahmad bin Hambal yang mengatakan bahwa definisi kemenangan itu adalah ‘Maa laazumul haqqu fi qulubina’ artinya: ‘selama kebenaran masih tetap kokoh di dalam hati kita.” Luzumul haq fi qulubina, itulah kemenangan. Itulah intishar. Itulah keberhasilan. Dalam percaturan, pertempuran, apakah ma’rakah siyasiyah (pertempuran politik), ma’rakah fikriyah (pertempuran ideologi), atau ma’rakah intikhabiyah (pertempuran dalam pemilu), bentuknya apakah Pilkada di Kabupaten, Kota, Provinsi, Pemilu Nasional, Legislatif atau Presiden, pertama-tama yang harus diraih adalah KEMENANGAN MENURUT PENILAIAN ALLAH.
Insya Allah, jika kita dinilai Allah sebagai pemenang, Allah akan memberikan kemenangan yang dinilai oleh manusia. Itu rumusan dasar yang harus kita pegang. Jangan sampai target kemenangan-kemenangan pilkada atau pemilu nasional, membuat kita kalah menurut perhitungan Allah SWT. Kalah karena godaan-godaan jabatan jadi gubernur, bupati, walikota, bahkan presiden. Menang menurut manusia, kalau kemudian dalam posisi itu adalah hasil kecurangan, kezaliman dan ketamakan, maka maghlub ‘indallah, itu kalah menurut Allah.
Sebab ada inkhila-ul haq minal qalb (tercabutnya kebenaran dari hati). inkhila-ul amanah minal qalb (Tercerabutnya amanah dari hati). Inkhila-ul shidq minal qalb (tercerabutnya kejujuran dari hati). Itu adalah kekalahan di sisi Allah. Tentu semua itu tidak kita inginkan. Karena itu kader-kader yang sudah memasuki lembaga-lembaga Negara, yang jadi gubernur atau wagub, atau walikota, atau wakil, agar mempertahankan kemenangan di sisi Allah dalam posisi itu. Agar tetap mustahiq (berhak) mendapatkan kemenangan berikutnya di arena perjuangan dan pergaulan antar manusia.


Selasa, 22 Oktober 2013

GEBYAR UMRAH REGULER


Ass wr wb. Yth. Ibu/Bapak & Sahabat. 
Izinkan kami menyampaikan GEBYAR UMRAH REGULER (akhir Des 2013 s/d awal Pebr 2014). 
Paket 9 hr Harga mulai : USD. 2050. 
Hotel Makkah: Grand Zamzam/setaraf. Madinah : Fairuzia Alkhair/setaraf. Jeddah : City Tour.
Penerbangan : Emmirates/Qatar/Saudia.
Pemberangkatan Perdana : 24 Des 2013, dan setiap bulan 2 kali setiap minggu ke 1 dan ke 4.
Paket Hemat harga mulai USD. 1850.
Hotel Makkah : Al-Muazen/setaraf. Madinah : Fairuzia Alkhair/setaraf. Hubungi : PT. Alhijaz Indowisata, Telp.: 021-7192176 atau H. Syarifudin Mustafa, MA : 0813-1043-2819.
Selamat bergabung. Kami tunggu. Salam hormat kami. Trmksh.
kunjungi juga;
http://www.alhijazindowisata.com/
http://maktabahanisa.blogspot.com/
https://twitter.com/maktabahanisa

Kamis, 17 Oktober 2013

Umroh Hemat dan Menyenangkan...

"Umrah ke satu ke umrah berikutnya adalah penebus dosa di antara keduanya, dan haji mabrur ganjarannya tiada lain kecuali surga" (HR. Bukhari dan Muslim)

CP: Syarifudin, 081310432819

PROGRAM UMRAH DAN HAJI ALHIJAZINDOWISATA 2014
1. UMRAH HEMAT (10 HARI) HARGA USD 1.850,-
2. UMRAH STANDAR (10 HARI) USD 2.000,-
3. UMRAH VIP (10 HARI) USD 2.300,-
4. UMRAH 12 HARI USD 2.100,-
5. UMRAH 15 HARI USD 2.250,-
6. HARI KHUSUS 2014 HARGA MULAI USD 9.000,-

AKOMODASI HOTEL :
MAKKAH : ZAM- ZAM HOTEL/ SETARAF
MADINAH : AL HARAM/ SETARAF
JEDDAH : CITY TOUR

SCHEDULE
DES 2013 24 DES 24 DES 24 DES
JANUARI 06 JAN, 27 JAN 06 JAN, 27 JAN 06 JAN, 27 JAN
FEBRUARI 10 FEB, 24 FEB 10 FEB, 24 FEB 10 FEB, 24 FEB
MARET 10 MAR, 24 MAR 10 MAR, 24 MAR 10 MAR, 24 MAR
APRIL 07 APR, 28 APR 07 APR, 28 APR 07 APR, 28 APR
MEI/JUN 19 MAY, 09 JUN 19 MAY, 09 JUN 19 MAY, 09 JUN

http://www.alhijazindowisata.com/
"Umrah ke satu ke umrah berikutnya adalah penebus dosa di antara keduanya, dan haji mabrur ganjarannya tiada lain kecuali surga" (HR. Bukhari dan Muslim)

PROGRAM UMRAH DAN HAJI ALHIJAZINDOWISATA 2014
1. UMRAH HEMAT (10 HARI) HARGA USD 1.850,-
2. UMRAH STANDAR (10 HARI) USD 2.000,-
3. UMRAH VIP (10 HARI) USD 2.300,-
4. UMRAH 12 HARI USD 2.100,-
5. UMRAH 15 HARI USD 2.250,-
6. HARI KHUSUS 2014 HARGA MULAI USD 9.000,-

AKOMODASI HOTEL :
MAKKAH : ZAM- ZAM HOTEL/ SETARAF
MADINAH : AL HARAM/ SETARAF
JEDDAH : CITY TOUR

SCHEDULE
DES 2013 24 DES 24 DES 24 DES
JANUARI 06 JAN, 27 JAN 06 JAN, 27 JAN 06 JAN, 27 JAN
FEBRUARI 10 FEB, 24 FEB 10 FEB, 24 FEB 10 FEB, 24 FEB
MARET 10 MAR, 24 MAR 10 MAR, 24 MAR 10 MAR, 24 MAR
APRIL 07 APR, 28 APR 07 APR, 28 APR 07 APR, 28 APR
MEI/JUN 19 MAY, 09 JUN 19 MAY, 09 JUN 19 MAY, 09 JUN

http://www.alhijazindowisata.com/
http://www.alhijazindowisata.com/
www.alhijazindowisata.com

Jumat, 11 Oktober 2013

At-Taassi Bi Akhlaqir Rasul (5) Bicara Nabi Saw


Diantara keistimewaan dan menjadi akhlak Rasulullah saw adalah gaya bicara Rasulullah saw; beliau memiliki suara yang indah, bahasa yang fasih, jika berbicara dapat didengar secara luas, dapat difahami oleh siapa saja, tidak meneggurui, tidak menghardik, tidak melukai sekalipun terhadap musuhnya. Berikut ini beberapa keistimewaan bicara beliau.  
·         Suara yang indah
Diantara keistimewaan Rasulullah adalah bahwa jika  berbicara beliau memiliki suara yang indah dan enak di dengar. Dan Allah juga  menganugerahkan kepadanya suara yang dapat didengar dari kejauhan dan mampu menjangkau ke tempat yang luas.
Diriwayatkan oleh iman At-Tirmidzi dari Anas ra berkata: “Tidaklah Allah mengutus seorang nabi kecuali memiliki wajah tampan dan suara yang indah, adapun nabi kalian memiliki wajah tampan dan suara yang indah”.
Dan suara dapat didengar dari kejauhan. Seperti yang diriwayatkan oleh ibnu Majah dari Ummu Hani berkata: “Kami selalu menyimak bacaan nabi saw di tengah malam disisi ka'bah, dan saya di tempat tidur”.
Bahwa mendengarnya bacaan nabi yang berada dalam dan jauh dari tempat nabi membaca menunjukkan bahwa suaranya yang mulia dapat mencapai tempat yang jauh.
·         Ucapan yang indah
Bahwa rasulullah memiliki ucapan yang indah, bicara yang baik, jika berbicara dilakukan dengan sepenuh hati, merasuk dalam jiwa dan akal. Bahkan jika berbicara dari rongga mulutnya keluar cahaya.
Dari Abu Firshafah berkata: “Ketika kami dibaiat oleh Rasulullah saw saya, ibu saya dan bibi saya dan setelah selesai kami pulang, ibu dan bibi saya berkata: wahai anakku kami belum pernah melihat sosok seperti beliau yang tampan wajahnya, bersih pakaiannya, dan lembut ucapannya, dan kami seakan melihat ada cahaya keluar dari rongga mulutnya”.
·         Lisan yang fasih
Rasulullah saw adalah sosok yang memiliki lisan yang fasih, jelas, jika berbicara singkat namun padat dan penuh dengan makna (yang biasa disebut dengan jawami al-kalim), penuh hikmah, mengetuk jiwa, pemutus suatu perkara, member penyelesaian hokum, wasiat yang berharga, nasihat  yang lugas, pedoman yang kuat, bukti yang nyata dan petunjuk yang terarah.
Dalam musnad dan yang lainnya disebutkan dari Abdullah bin Umar berkata: Ketika Rasulullah saw keluar bersama kami pada suatu hari seakan seperti perpisahan, maka beliau bersabda: “Aku adalah nabi yang ummi –diucapkan tiga kali- dan tidak ada nabi setelahku, aku diberika pembuka ucapan dan penutupnya, serta singkat padatnya…”.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Umar, bahwa Nabi saw bersabda saat berada diatas mimbar: “Wahai manusia, sesungguhnya aku dianugerahkan oleh Allah ucapan yang singkat namun padat dan penutupnya, aku diberikan kemampuan untuk berbicara secara singkat, dan sungguh saya telah menyampaikannya –syariah- dengan putih dan bersih, maka janganlah kalian dan tidak member kalian mudharat dari para”.
·          Adab beliau dalam berbicara
Bahwa nabi saw jika berbicara; jelas dan lugas, jika yang mendengar ingin mengulangnya kembali maka bisa mengulangnya, oleh karena jelas dan gamblangnya ucapan beliau.
Aisyah berkata: “Tidaklah Rasulullah saw ketika mengucapkan sesuatu seperti yang kalian lakukan, namun jika ia berbicara seandainya diulang lagi oleh orang yang mendengarnya niscaya bisa mengulangnya”.
Abu Daud meriwayatkan dari Aisyah berkata: "Bahwa ucapan Rasulullah saw adalah jelas dapat difahami oleh setiap orang yang mendengarnya". 
Dari Jabir berkata; bahwa Ucapan Rasulullah adalah tartil (tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat) atau tarsil"..
Dalam kitab shahihain dari Anas bahwa nabi saw jika berbicara selalu diulang 3 kali sehingga dapat difahami, dan jika hadir pada suatu kaum selalu lebih dahulu mengucapkan salam bahkan mengucapkannya tiga kali, ucapannya selalu jelas tidak hazrin (tidak mengejek) dan tidak nazrin (tidak mencela), beliau tidak tsartsarah (arogan) dalam berbicara dan tasyadduq bihi (berlambat-lambat)". 
Nabi saw tidak suka tanattu' (berbicara keras/ekstrimis) dan takalluf (kepura-puraan) dalam berbicara, seperti yang disebutkan dalam kitab sunan Abu Daud dan Tirmidzi dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw berkata: "Sesungguhnya Allah membenci orang laki-laki yang baligh dalam ucapannya yaitu yang yatakhallalu (menyela-nyela) pada lisannya seperti kerbau menyela lisannya".
PROGRAM UMRAH REGULER / PLUS &
HAJI KHUSUS TAHUN 2014
Umroh Hemat hanya dengan biaya $ 1.850.. anda sudah bisa menikmati umroh yang indah di Mekkah selama 10 hari...
Berminat silahkan hubungi; Syarifudin, no telp. 0813-1043-2819
silahkan klik: http://www.alhijazindowisata.com/index.php?option=com_content&view=article&id=45%3Aumrah-awal-tahun-2013&catid=42%3Aumrah&Itemid=81